Tuesday, June 12, 2007

"I Am Gay"

Oleh Batari Saraswati dan Floresiana Yasmin Indriasti
Boulevard ITB


Masih ingat adegan dari film Arisan yang diputar beberapa waktu lalu di bioskop? Di akhir cerita, salah satu tokoh utama yang diperankan oleh Tora Sudiro memperkenalkan diri:

“Saya, Sakti. I am gay.”

Jangan kaget jika suatu hari kamu berkenalan dengan tokoh serupa Sakti di kampus ITB.

Soni, bukan nama sebenarnya, adalah seorang mahasiswa ITB. Laki-laki yang terkesan kalem ini mengaku pertama kali menyadari penyimpangan orientasi seksualnya sejak kelas 6 SD. Tak seperti layaknya laki-laki pada umumnya, Soni merasa lebih tertarik pada sesamanya. Bahkan dia mengaku, “SMP kelas 3 gue udah ngga bernafsu ngeliat cewek.”

Soni, lulusan salah satu SMA ternama di Jakarta, baru mulai berani membuka diri saat kuliah. “Gue udah tau di ITB banyak. Gue masuk ITB alasannya itu,” ujarnya sambil tertawa. Gay ITB berkumpul dan melahirkan semacam komunitas. Terhitung sejak awal tahun ini, sudah empat kali mereka mengadakan gathering, dan tempatnya di luar kampus.

“Sebelumnya ada gathering se-Bandung, tapi anak-anak ITB cenderung lebih ke dalam,” lanjutnya. Alasannya, menurut Soni, ada beberapa teman yang beranggapan komunitas gay di luar ITB sudah tidak jelas ’main’nya ke mana. “Padahal nggak juga,” ujarnya.

Tak hanya mahasiswa ITB yang datang ke acara gathering, alumni angkatan ’70 pun pernah hadir di sana. “Salah satu pengamat ekonomi lah...,” tandas Soni yang mengaku lupa nama dari alumni tersebut.

Di kesempatan lain kami bertemu dengan teman Soni. Sebut saja, Anton. Dia pun cukup aktif terlibat dalam komunitas gay ITB.

“Gak ada official leadernya. Cuman, ada orang yang dipercaya untuk ngadain gathering, namanya host,” begitu penjelasan Anton ketika ditanya ’cara kerja’ komunitas ini. Host berganti setiap kali gathering. Anton sendiri pernah menjadi host salah satu gathering yang diadakan pada pertengahan Januari lalu di salah satu kafe di daerah Cibeunying.

Sempat beredar isu bahwa komunitas ini ingin mengukuhkan diri sebagai unit. Bahkan, terdengar kabar bahwa proposal pendirian unit itu sudah sampai ke Lembaga Kemahasiswaan. “Iya, gua pernah dengar tuh. Tapi mau ngapain juga dibikin unit. Kegiatannya apa?” komentar Anton, sangsi.

Anton mengaku bahwa banyak orang dari komunitas ini mengganggap ia adalah simbol. Dia memang ‘terbuka’ mengenai orientasi seksualnya pada lingkungan sekitar, dan merasa nyaman. Dia bahkan aktif di himpunan dan sempat memegang jabatan struktural. “Tidak ada perlakuan diskriminatif,” ujarnya. Tapi ada beberapa orang yang tidak setuju dan memilih tidak berinteraksi lagi dengan Anton. “Sedikit, hitunglah dari seribu orang, satu yang begitu,” ungkapnya.

“Gay di ITB itu beda sama gay di luar. Mereka lebih jaim. Ada yang kalau ketemu gua, pura-pura gak kenal,” komentar Anton soal teman-teman gay di ITB.

Hal ini dibenarkan pula oleh Andi, salah seorang gay lain yang kami temui. “Anak luar ITB lebih open minded, anak ITB lebih suka sendiri-sendiri.”

Dari kebiasaan yang terkesan individual itu, tercetus lah ide gathering. Sekedar untuk saling mengenal dan have fun, demikian alasan yang diungkapkan Andi yang merasa lebih sreg menggunakan kata ’arisan’ ketimbang ’komunitas’ untuk merujuk pada perkumpulan kaum gay di ITB. ”Acaranya biasanya tuh cuma kenalan, terus ada games, ngobrol-ngobrol. Ya gitu-gitu aja...,” imbuhnya.

Tak hanya bercerita tentang gathering, Andi pun bersedia berbagi pengalamannya. “Menjadi gay itu ada fasenya. Pertama denial, di fase ini yang menentukan nantinya gimana. Ini fase yang susaaah banget. Masa denial gue 5 tahun. Kedua, acceptance. Di sini udah mulai curious dan cari informasi,” jelas Andi.

Bagi Andi, menjadi gay itu adalah pilihan. "Hidup itu pilihan, gue pengen kayak gini," ujarnya. "Gue milih ini karena gue udah siap. Kebanyakan orang suka let it flow dan tahu-tahu mereka stuck, ’kok gue udah sejauh ini ya?’”

Dia pun sudah memantapkan hatinya untuk tidak akan menyukai lawan jenis, sekalipun ia pernah merasakan pacaran ‘normal’ semasa SMA. Bukan karena perempuan tidak menarik. “Buat gue cewek hanya untuk dikagumi,” ujarnya tersenyum.

Bagaimana dengan lesbian? Arin, bukan nama sebenarnya, juga mahasiswa ITB. Sekilas, tidak ada yang berbeda pada Arin, hanya sikapnya yang sedikit tomboy. Dia mengaku sudah mulai merasakan suka pada perempuan sejak ia duduk di bangku SD.

“Gua bi (biseks-red),” akunya. Beberapa waktu lalu ia bertunangan dengan pacarnya, seorang laki-laki. Namun saat ini sudah tidak lagi. “Gua sayangnya sama cewek, ya udah....”

Bagaimana Arin membedakan perasaan sayang ini, sebagai sekedar perasaan terhadap teman atau pacar? “Ya gua deg-degan. Kan gak lucu kalo deg-degan sama temen.” Baginya, perempuan yang menarik adalah perempuan berambut panjang, berkulit putih, dan juga pintar.

Untuk mendeteksi seseorang homoseksual atau tidak, baik Arin, Soni, Anton maupun Andi, sepakat bahwa kaum homoseksual umumnya dianugerahi gaydar.

Soni mengatakan kaum lesbian umumnya lebih tertutup, namun Arin mengaku, ia dan beberapa teman lesbian lainnya sering ikut berkumpul saat gathering kaum gay dilakukan. Membandingkan komunitas homoseksual di luar dan dalam ITB, Arin berkomentar, “Anak luar lebih ngumpul hedon yang keterlaluan. Kuliah keteteran. Anak ITB nggak, masih terkontrol, masih punya otak.”

“Apa sih gunanya orientasi seksual? Gua pikir yang lebih ngaruh itu apa yang lo lakuin. Percuma aja kalo lo lurus kalau hidup lo bejat dan gak pernah melakukan apa pun untuk orang lain. That doesn’t mean anything,” ujar Arin.

Tentu saja, mereka bukannya tidak menyadari perilaku mereka dapat menuai tantangan dari berbagai pihak. Rendy Saputra (TM’04), Sekretaris Jendral Keluarga Mahasiswa Islam yang juga Anggota Majelis Syuro’, berkomentar, ”Pertama, mereka (kaum gay-red) tidak bisa memberikan keturunan. Kedua, itu ’barang’ tidak dimasukkan ke tempat yang benar, kan.” Ketakutan Rendy ialah lahirnya pelabelan sosial jika sampai komunitas gay ini mendeklarasikan diri dan diterima oleh ITB. “‘ITB saja, universitas yang intelektual dan pemikiran rasional punya keberterimaan kepada komunitas ini’. Berarti Indonesia nggak cerdas, dong.”

Rendy lebih lanjut berkata, “Anda (gay–red) bukan musuh. Anda bukan untuk dikucilkan. Tapi Anda ini sakit dan harus diobati.”

Tapi bagi Anton, tidak ada istilah sakit dalam komunitas mereka. “Cuma gara-gara jumlahnya sedikit aja kok,” ujarnya. “Gua gak suka gua ditanyain ‘kapan sembuh?’ Sembuh dari apa?” []

------
Boulevard ITB Edisi 57

39 comments:

Evi Kaye said...

Oh My God!! Gay di Bandung memproklamirkan dirinya tanpa merasa... Oooohh... Apa kata dunia? *mode Nagabonar

za said...

Wah kok sepi komentar blog Boulevard? Apa karena harus menggunakan identitas? Atau paling-paling cuma minim publikasi :P

supergua said...

mnurut gua semua orang emang punya kadar gay di diri masing2. Cuman harus bisa lebih milih jalan mana yg paling bener. buat diri sendiri, keluarga, org2 terdekat.rasionalnya sih giu. beda lagi ya kalo soal perasaan..susah juga kan kalo perasaan di deny..


kita bisa ngasih seribu alasan buat nge-deny sesuatu yg rasional. tp rada susah buat ngasih satu alesan untuk nge-deny perasaan.

diBond said...

Huwoo... Udah 4 taun kuliah di ITB, baru sekarang ini saya tau ada komunitas gay di ITB (dasar mahasiswa tingkat akhir yg gak gaul, haha..). Miris jg ngebaca artikel ini. Makin modern, orang2 jg makin banyak yang meyakini mana yang bener dan salah menurut opini masing2, ga dikembalikan lagi ke agama dan hati nurani. Semoga aja kondisi bisa lebih baik dan ga makin menjadi.

zenrs88@gmail.com said...

Soal dosa atau tidak, silakan Anda mengurusnya sendiri dengan Tuhan yang Anda percaya.

Yang penting, Anda semua berbuat baik pada umat manusia. Itu saja. Sederhana, tapi itu mendasar!

Tri Aji Nugroho said...

Denger-denger di ITB ini pelopor ya?

Jadi inget kalo orang ngajak kepada kebaikan dan orang yang diajak tersebut ngikutin, maka ada balasan kebaikan untuk sang pengajak tanpa mengurangi kebaikan sang terajak.

Dan juga kalo orang ngajak kepada...

raida said...

hanya bisa ngurut dada dan geleng2 kepala..kagak tau dah mo ngomong apa..kagak membela kagak pula membenarkan..

temen sekantorku jg gitu, kalo dia mang lebih bisa deket sama cewek..karna dia merasa cewek..:(

mumu said...

wah, selamat buat para gay itb yg sudah punya komunitas untuk saling berbagi. klo ada waktu luang tengok2 blog saya, kita bisa saling tukar informasi...

salam,

Us_Community said...

wow bagus juga dengan keterbukaan kawan-kawan gay di Bandung yang berani banget menyuarakan suara hati mereka sendiri.
Jujur sebagai organisasi LGBT (Lesbian, Gay, Bisexua, dan Transgender)di surabaya, kami bangga banget lho.
Perjuangkan hak-hak kalian sebagai warga negara RI..Fighting!!1!

Andrie Trisaksono said...

Ada yang tahu berapa jumlah gay di ITB atau di universitas-universitas di Bandung? Saya butuh data utk riset. Tks.

ilmaffectional said...

wow.. menarik bgt nih postingannya.. iya emang kok, jadi inget jaman kuliah, gw sih udah gak aneh lagi liat gay dan lesbian, secara membanjir aja di sekeliling gw, hahaha..

Anyways, gay is woman's best bestfriend :) *yahhh, mo diapain lagi, yg penting gw asik situ asik aja dah* hehe..

meli said...

tulisan yang menarik, apalagi soal komunitas gay yag ingin membut lembaga mahasiswa sendiri. kalau itu terjadi, pasti banyak kontroversi. belum pernah ada kayaknya sebelumnya di Ind. Atau saya saja yang tak tahu karena kurang pergaulan...

anyway, sekedar ingin berkomen, merajuk kepada pandangan pribadi, menurut gua, love is free, gak mengenal bentuk dan hanya saling mengenali antar jiwa.

lagian, gua percaya semua hal (yang udah terjadi)di dunia terjadi seijin yang diatas

XP

ANDRE said...

yep

selama mereka tidak mengganggu kita (salah satunya dengan cara naksir kita yg normal), ya kita musti respect terhadap komunitas mereka.

Masalah dosa, itu urausan pribadi mereka masing2 dengan yg di atas

WISE MODE: ON

echuu said...

Biarlah orang homo,..
Gile, saya juga sempet digodain ama laki2 lagi, disangka saya orang homo..
katanya sih yang homo tuh nyampe hampir setengah umat manusia, tinggal tunggu dibangkitkan.. Halah, kacau bener tuh pendapat

raka said...

serem bung!

~tanty~ said...

Kembalilah kepada Al-Qur'an nul Kariim.
Subhanallah.

hot said...

gw gay nih...gw bth cowok buat curhat....hub gw 085 221 324 282

da.. said...

tu,, mank pmberian Tuhan,,, tapi tu b'rupa cobaan tuk ngetes iman kita... n tapi Tuhan gak akan merubah kaum nya sebelum dia sendiri yang merubahnya,,, kita mesti bisa ngontrol diri dan perasaan apakah itu baik ato gak,,, tuk di pertahanin... walaupun tu masalah hati... kita manusia modern bukan primitif yang selalu pasrah sama keadaan,,,

pineee said...

waw, ada ternyata...
kalo saya sih berpendapat kalo gay itu sebenernya mungkin cuma masalah psikologi aja, tapi yang terpenting itu adalah gimana kita berbuat baik dan memperlebar rasa toleransi saja <-- mungkin
salam kenal boulevard itb
menerima artikel selain dari anggota persma nggak?

raditya said...

thanks bgt atas coment2 yang keren abizz...

gw nak sma jakarta yang nafsu kalo liat cowok.. tapi gw sayang bgt ma pacar cewek gw..,,

menurut gw gay tuh karena pergaulan and cara ortu atau pengasuhna ngedidik mereka..!!!

dan biasa na pengaruh kaka perempuan ke adek laki2 tuh bisa bkin si adek jadi kecewek2an..or jadi punya orientasi sex yang salah..,,

amelia said...

http://belanja-sampai-mati.blogspot.com/

Hi dear all

I am so glad to announce that MISS JINJING THE MOVIE will be the most beautiful and the most prestigiously located ( MILAN, GUANGZHOU, JAKARTA and JAMBI) Indonesian movie ever made in history ( of course the most expensive )...

Dont let yourself miss the chance to be apart of historical event in Indonesian movie Industry by JOINING THE AUDITION OF MISS JINJING THE MOVIE...

THE ONLY CHANCE IN YOUR LIFE and DONT MISS IT.....

email me as soon as possible...


ameliamasniari@yahoo.co.id


with so much love


MISS JINJING....


PS : I would like to invite my old friends and old foe too... whereever... :) Lets make history...

CMG said...

Ugh skli jtuh ssah tuh bngunnya!

Q mang gay,ya smnjak di sdomi sdra tri,di gauli org tak dkenal,sring di tolak cwek,kluarga brantakan,krang prhtian klwrga,fktor ek0n0mi,and dkucilkan tman membuat aku jadi gini.
Smenjak SMP aku ngrasa aneh dgn driku,ngrasa deg2an jika brtmu cwo and ngrsa trtrik mrhtiin mrka.Kdang wktu dlu aku ska iseng sma tmen sling megang kmaluan kami,onani breng nmun skrg jdi ktagihan.
Tiap kali liat cwo atltis,ptih,ckep,sksi,aplgi jika udah liat pting dada,sma kteknya jdi h0rny! Mlah aku slalu brngan bsa brstbuh dgnnya.

Stlah sdar and ngrasa tu slah skrg aku brsha twbat! Aku tkut Tuhan murka,ya dlu kaum s0dom dmusnahkan sma Tuhan nah tkutnya hal tu terjadi pda zman kita,naudzubillah!
Yo mari twbat nsuha breng2

CMG said...

Skdar info aku prnah liat slah satu bku yg di tlis pngorbit artis trknal dia cwo tapi kya banci,,! Disna aku ngliat and ngrasa kalo yg mu jadi artis (cwo) hrus tdur breng dia,ya sbgai plcin ktenaran. .soalnya dri poto2nya hmpir smua m0delnya cwo trus pto2nya pake fose tlanjang dada and cuma pake clana dlam,mlah ada yg hmpir tlanjang.duh ngeri aplagi skrang byk tuh artis yg tmpilan co0l,macho,straight tp nyatanya suka maen blakang alias gay.mungkin juga tuh artis ktagihan karna udah di ajak main ma pngorbitnya ya jdi ktagihan.lagi pula klo ssma jnis slain 22nya bisa mrasakan enak,dtmbah ga bsa hmbil jdi orang ga akan prnah tahu klo mrka prnah 'tdur breng'.ya mgkin tu jga kali fktor yg mybabkan gay mluas,he

CMG said...

Skdar info aku prnah liat slah satu bku yg di tlis pngorbit artis trknal dia cwo tapi kya banci,,! Disna aku ngliat and ngrasa kalo yg mu jadi artis (cwo) hrus tdur breng dia,ya sbgai plcin ktenaran. .soalnya dri poto2nya hmpir smua m0delnya cwo trus pto2nya pake fose tlanjang dada and cuma pake clana dlam,mlah ada yg hmpir tlanjang.duh ngeri aplagi skrang byk tuh artis yg tmpilan co0l,macho,straight tp nyatanya suka maen blakang alias gay.mungkin juga tuh artis ktagihan karna udah di ajak main ma pngorbitnya ya jdi ktagihan.lagi pula klo ssma jnis slain 22nya bisa mrasakan enak,dtmbah ga bsa hmbil jdi orang ga akan prnah tahu klo mrka prnah 'tdur breng'.ya mgkin tu jga kali fktor yg mybabkan gay mluas,he

ryan said...

gag da yg salah,n ne bkn takdir cm suatu pilihan hidup yg harus dijalani, bxk faktor yg mempengaruhi spt yg tlh bxk dsebutkan.lok bicara artis baru menurut gw mang betul mereka bermain dr belakang coz gw px tmn yg mang pernah skul di salah satu ph ternama di jakarta.dunia semakin gila so jangan buat diri loe gila dg hadirx dunia gay.

o.b.s.e.r said...
This comment has been removed by the author.
o.b.s.e.r said...

ihh,, gwe jg dulu pas SMA kan lg musim yg namanya program chat (mig33) nah gwe pernah diajakin temen cewe gwe ngsisengin gay disana,, gw nyamar,, eh lama lama jadi kenal,,
tp lewat chat doang,, TERNYATA gwe masuk ITB,, dan gwe masuk kedalam suatu unit,, pas bluetooth bluetoothan lagu ada nick beberapa orang yang pernah gwe isengin disana . .
tp gwe g berani ngomong " elu gay y ! ",,kayaknya dia juga jaga image ,, walau emang 'keliatan' status 'beloknya'.
hwahaha,, itu mah urusan mereka,,

wah curcol . .
^o^

kisahseputarseletbritis said...

kalo mo ngeliat gay yang bahenol
ne dia

www.manjam.com/belamino

Kusuma Dewiii said...

life is about choice kan ya? menjadi gay, lesbian atau heteroseksual juga itu jadi sebuah pilihan, jadi jangan menghujat atau menstigma mereka yaa.. they are only human!

rahmad said...

sampahhhhhh.....

iwan said...

call/sms: 085248878582 okey..

kim kadarshian said...

BEST GAY STORY

CERITA MAHO

BEST GAY VIDEO 3GP

GAY 3GP

ED said...

Fase awalnya sama :), y bnr setiap "org" punya Gaydar istilahnya bluetut :D untuk mengindentifikasi "seseorang". Karakteristik G itu ad bbrp motif,ad yg bnr ingin mnjlin hubungan bak suami istri yg didasari pd pernikahan resmi,ad yg hnya sbg penyaluran hasrat,dan ad yg motifnya hnya mncari materi,dan ini biasanya dsbut kucing.Klw kmu?….
Untuk masalah sifat,pasangan G itu biasanya cemburunya gede bgt,mungkin krn kelompok ini hnya sedikit. Menurut saya G itu mnusia jg,jd qt ga bisa sembarang hujat,ga semua G itu jahat,dan negatif.Saya G,dan sdh mnjlin hubungan 6th,dan saya nyaman,saya mengerti ± pasangan,bgtu sbliknya,sahabat saya yg heteroseksual aj blm bisa mnjlin hubungan selama ini,dan saya menghiburnya,bersabar,mungkin kmu blm mndptkan yg tepat.okelah GBU.

danar said...

taubat kalian yang gay, siksa Allah sangat pedih. jika memang pilihan gay yg dipilih, ingat hidup di dunia hanya sementara, di akhirat nanti, kalian akan menanggung siksanya.

gadis tanpabusana said...

bosan aku dengan lawan jenis, tidak ada sensasi yang bisa aku rasakan, ketika aku mencoba hal baru dengan sesama jenis..kenikmatan yang luar bisa aku dapatkan lebih...lebih...dan lebih dari apapun, mau contact aku??? 0821 4757 4198 / 0823 6910 7705 (Haryadi) buka fb aku komunitas homo / gay cari pasangan

gadis tanpabusana said...

bosan aku dengan lawan jenis, tidak ada sensasi yang bisa aku rasakan, ketika aku mencoba hal baru dengan sesama jenis..kenikmatan yang luar bisa aku dapatkan lebih...lebih...dan lebih dari apapun, mau contact aku??? 0821 4757 4198 / 0823 6910 7705 (Haryadi) buka fb aku komunitas homo / gay cari pasangan

Cerita gay pulau said...

Cari2 kenalan gay / bisex indonesia. Yg tertarik bicara solusi, mungkin karna jarak jauh, bgmn biar bisa dekat! Tidak mengundang perkenalan basa-basi yg cuma smsn tidak jelas. Realita, saat kita mengenal seseorang, saat kita sudah simpatik, tentu kita berharap bisa berjumpa segera. Nah kalo anda punya niat, tentu anda akan tertarik bicara jalan keluarnya, bagaimana supaya kita bs dekat! Tidak semua yg terbaik itu ada disekeliling kita. Malah kdg orang yg mau mengerti kita mungkin ada diluar sana! Tidak ada yg instan. Walaupun ada, instan itu cuma bersifat sementara. Saat anda benar2 menginginkan suatu hubungan yg baik & benar, saat anda sudah bosan dg hubungan anda yg gagal, pasti akan berpikir 1000x jangan sampai terulang!
Jujur saya tidak pernah suka yg muda. Kebanyakan lebay & manja. Saya suka sosok yg dewasa. Sama2 bisa berpikir akan planing positif kedepan. Salam tuk anda yg special, silahkan kontak ; 085664600785 atau BBM : 219ac6dc

fransiscus antonius said...

Irfan:Mulai tgl 01 Des 2014,Hub: 085701128346.Cari teman yg betul2 serius&g buat maen2 yg umur nya 12-17 thn khusus SMP cowox Gay/Normal se Indonesia & 18,19&20 thn,selain umur diatas tdk melayani, selama 24 jam nonstop.(Jakarta,Tangerang,Bogor,Banteng,Pati,Jepara,Klaten,Demak,Cirebon,Cianjur,Garut,Gresik,Ngajuk,Ngawi,Malang,Blitar,Surabaya,Purbangglinga,Purbolinggo,Purwakarta,Purworejo,Wonogiri,Semarang,Magelang,Muntilan,Jogjakarta,Bantul,Sleman,Bonjornegoro,Trenggalek,Madura,Madiun,Salatiga,Solo,Boyolali,Kupang,Mataram,Subang,Aceh,Medan,Bengkulu,lampung,Riau,Batam,Bangka Belitung,Lampung,Palembang,Banjarmasin,Pontianak,Palangkarya,Palu,Kendari,Ambong,Jayapura,Biak,Malaysia,&Luar Negeri)^

fransiscus antonius said...

Irfan:Mulai tgl 01 Des 2014,Hub: 085701128346.Cari teman yg betul2 serius&g buat maen2 yg umur nya 12-17 thn khusus SMP cowox Gay/Normal se Indonesia & 18,19&20 thn,selain umur diatas tdk melayani, selama 24 jam nonstop.(Jakarta,Tangerang,Bogor,Banteng,Pati,Jepara,Klaten,Demak,Cirebon,Cianjur,Garut,Gresik,Ngajuk,Ngawi,Malang,Blitar,Surabaya,Purbangglinga,Purbolinggo,Purwakarta,Purworejo,Wonogiri,Semarang,Magelang,Muntilan,Jogjakarta,Bantul,Sleman,Bonjornegoro,Trenggalek,Madura,Madiun,Salatiga,Solo,Boyolali,Kupang,Mataram,Subang,Aceh,Medan,Bengkulu,lampung,Riau,Batam,Bangka Belitung,Lampung,Palembang,Banjarmasin,Pontianak,Palangkarya,Palu,Kendari,Ambong,Jayapura,Biak,Malaysia,&Luar Negeri)^